MENU

SOLO

Wisata Kuliner Solo
Nih buat yang mau refreshing di kota Solo, kota kelahiranku, hukumnya wajib ain buat berwisata kuliner. Monggo disimak nggih..

1. Nasi Liwet 
 Nasi liwet merupakan makanan khas Solo yang paling terkenal. Adalah beras yang dimasak dengan kaldu ayam yang membuat nasi terasa gurih & beraroma lezat. Nasi tersebut dicampur dengan sayur labu Siam yang dimasak sedikit pedas, telur pindang rebus, daging ayam yang disuwir, kumut (terbuat dari kuah santan yang dikentalkan). Disajikan dengan memakai daun pisang yang dipincuk
 
2.  Timlo Solo
Timlo Solo adalah hidangan berkuah bening yang berisi sosis ayam yang dipotong-potong, telor ayam pindang dan irisan hati dan Ampela ayam. Menu ini disantap dengan nasi putih yang ditaburi bawang goreng. Berbeda dengan daerah lain, Timlo Solo tidak memakai soun dan jamur
Info lokasi:
Timlo Sastro, sebelah timur Pasar Gede - Buka jam 07.00 WIB.
Timlo Solo, Jalan Urip Sumoharjo - Buka jam 09.00 - 21.00 WIB.
thumbnail 
3. Pecel nDesoPecel n'Deso adalah nasi pecel yang berasal dari beras merah, Dicampur sayur yang berisi dedaunan dan tanaman mulai dari jantung pisang, nikir, daun petai cina, bunga turi dan kacang panjang. sambal wijen putih atau hitam. Disantap bersama belut goreng. wader pari digoreng , telur ceplok, sosis solo, bongko (kacang merah dan kelapa), gembrot (kelapa dan daun simbukan), otak dan iso goreng.
info tempat: Waroeng Tempo Doeloe, Jl. Dr. Supomo 55 Pasar m'Beling
 
 4. Cabuk Rambak
Cabuk Rambak biasa dijajakan berkeliling kampung pada hari-hari biasa. Saat perayaan Sekaten biasa dijumpai tersebar disekitar halaman Masjid Agung Keraton. Makanan dengan menu utama ketupat ini sangat khas Solo. Memakai ketupat yang disebut Gendar Janur, karena beras ini dimasak didalam anyaman Janur/daun kelapa yang masih muda. Yang membedakan dengan makanan ketupat didaerah lain adalah bumbunya. Bumbu Cabuk Rambak memakai wijen yang digoreng bersama santan kelapa, cabai, bawang putih, kemiri dan gulamerah.

Makanan istimewa ini disantap dengan Karak, sejenis kerupuk dengan bahan dasar beras. Lebih unik lagi, karena untuk menikmati kita mempergunakan lidi.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMC5EpVUYo8NqPKxdTSeuHu3ycLQX-EMu_jnFXEJZ1xZbHiv9PP3q3hyphenhyphen86zrFVPVn-b1c4zN2CKnOj8BV4B633tycJBgXqfHHK59IwvAPnmH6heS17082HaRtP4Puon1yzg6JDMVYvf7L5/s1600/CabukRambak.jpg
 5. Tengkleng Kambing
Tengkleng merupakan makanan semacam gulai kambing tetapi kuahnya tidak memakai santan. isi tengkleng adalah tulang-belulang kambing, dengan sedikit daging yang menempel, bersama dengan sate usus, sate jerohan, otak dan juga organ organ lain seperti mata, telinga, pipi, kaki dan lain-lain. Kenikmatan menyantap Tengkleng akan terasa ketika kita menggerogoti sedikit daging yang menempel pada tulang dan mengisap-isap isi. 
info tempat: 
Ibu Ediyem, samping Gapura Pasar Klewer -Buka sejak pagi
Warung tengkleng Yu Tentrem, Jl. Letjen Sutoyo. Bibis - Buka sejak pagi
 
6. Sate Kere
Sate Kere ini unik karena menu utamanya adalah sate Tempe Gembus, yaitu tempe yang dibuat dari ampas kedele sisa pembuatan tahu. Selain itu terdapat juga sate jerohan sapi, seperti paru, limpa, hati, iso, torpedo.ginjal, babat. Sebelum dibakar bahan makanan ini direndam dalam bumbu khas. Sedangkan bumbu untuk menyantapnya yaitu bumbu kacang, dengan kacang yang tidak terlalu banyak sehingga terasa lebih ringan. 
info tempat: Warung Yu Rebi, sebelah selatan stadion Sriwedari Depan TK Marsudirini - Buka mulai pagi s/d siang.
 
7. Gudeg Ceker
Ceker ( kaki ayam) ini menjadi makanan pendamping yang dihidangkan bersama gudeg. Ceker direbus dengan bumbu santan sehingga terasa lunak dan lezat. Selain gudeg, ceker juga biasa disajikan sebagai makanan pendamping dari bubur. Paduan menu ini akan semakin lezat ketika disiram dangan kuah Sambel Goreng Krecek.
 info tempat: Gudeg ceker Bu Kusno Jl. Wolter Monginsidi, Margoyudan - Buka jam 02.00 pagi Warung Gudeg, sebelah utara perempatan Warung pelem - buka jam 19.00.
 
8. Selat Solo
Selat segar Solo adalah salah satu bentuk percampuran masakan berkuah asal barat dengan selera lidah lokal yang menciptakan masakan khas Solo.
Racikan Selat Solo merupakan adaptasi dari salad yang terdiri dari daging yang diiris tipis, ditambah rebusan buncis, kentang, wortel, telur pindang dan mayonaise. Racikan ini kemudian disiram dengan kuah kecap encer.
info tempat:
Warung Selat Mbak Lies di Serengan - Buka mulai jam 09.00

RM. Kusuma Sari, perempatan Nonongan -Buka mulai jam 09.00
 
9. Tahu Kupat

Tahu Kupat adalah salah satu makanan khas Solo yang terdiri dari ketupat, mie basah, taoge, tahu goreng, bakwan yang dipotong-potong dan kacang goreng yang disiram dengan bumbu kecap manis dengan rasa bawang yang cukup terasa. Kadang ditambah juga dengan telur dadar
 info tempat: Warung Tahu Kupat, Jl. GajahMada No.95 (Samping Masjid Solihin) - Buka jam Warung Tahu Kupat, depan Pasar Kadipolo.
Kupat Tahu Kupat Tahu
10. Mie Thoprak

Meskipun nama makanan khas Solo ini mirip dengan Ketoprak Jakarta, tetapi menunya sangat berbeda. Tidak seperti Ketoprak Jakarta memakai sambal kacang, Toprak Solo berkuah bening. Toprak Solo terdiri dari mie kuning, irisan kol, tahu goreng, telur, tempe goreng dan sosis. Kemudian disiram dengan kuah kaldu dan insan tetelan daging sapi serta taburan bawang goreng dan seledri. Sebagai pelengkap bisa ditambah karak (kerupuk nasi).
info tempat: Warung Mie Toprak Yu Nani, Kartopuran – Buka jam 11.00 pagi. 
Tersebar diberbagai tempat di Solo.
 
11. Sambel Tumpang
Nasi Sambel Tumpang terdiri dari nasi putih yang ditumpangi aneka sayuran rebus seperti bayam, taoge dan kacang panjang lalu disiram dengan kuah kental. Kuah ini dibuat dari campuran santan dan Tempe Semangit (tempe yang mulai membusuk) yang dihaluskan. Biasanya didalam kuah tumpang ini terdapat tahu putih, telur dan krecek (kulitsapi). Sambel tumpang ini sering juga dinikmati dengan bubur panas yang biasa disebut Bubur Tumpang.
info tempat: Seputaran Stadion Manahan - buka mulai pagi. Dipasar-pasar tradisional dan tersebar dipelosok kota Solo. 
 
12.  Sate Buntel
Sate Buntel adalah sate kambing khas Kota Solo yang terbuat dari daging kambing yang dicincang, diberi bumbu bawang dan merica dan kemudian dibuntel (dibungkus) dengan lemak kambing. Dimakan bersama kecap, irisan cabe rawit . bawang merah, irisan kol dan tomat. 
info tempat: Sate Kambing Tambak Segaran, Jl Sutan Syahrir no. 39 Widuran. 
 

 






13. Gule Kambing
Di Solo ada cara lain untuk menikmati gule kambing yang disebut Gul-Gor (Gule Goreng). Gule kambing yang berkuah santan kental dimasak diatas anglo (kompor) arang sampai kering. Proses ini akan membuat daging semakin empuk dan menciptakan rasa unik dan khas.
info tempat: Di jual di Jl. Diponegoro. sebelah bekas gedung bioskop Dedy Theatre, Depan RS.Kustati Pasar Kliwon

 [IMG_2035.jpg] 
14. Wedangan

Wedangan dapat dijumpai disetiap sudut kota Solo.
Wedangan merupakan salah satu tempat bersosialisasi masyarakat Solo. Tidak hanya sebagai tempat berjualan makanan, tapi juga sebagai sarana bersantai, bertukar berbagai informasi dengan suasana yang khas. Diatas meja atau gerobak yang unik tersaji nasi yang dibungkus kecil-kecil dan berbagai lauk-pauk yang sangat akrab dilidah karena merupakan makanan sehari-hari. Pengunjung leluasa mengambil makanan yang tersaji. Sambal minum teh hangat, kopi atau Wedang Jahe pengunjung bisa bergaul akrab. Yang menarik, ditempat ini terbentuk kepercayaan antara penjual dan pengunjung. Pembeli tinggal mengatakan apa yang sudah disantap dan penjual dengan sigap akan menghitungnya.
 

 
15. Rambak Petik
Rambak Petis adalah salah satu makanan yang tidak boleh dilupakan saat mencari oleh-oleh khas Solo. Berbahan baku dari kulit sapi dan kerbau, camilan ini diproses seperti membuat kerupuk! Setelah dijemur, potongan kulit yang berbentuk kotak sebesar ibu jari yang telah kering ini direndam dalam racikan bumbu sebelum akhirnya digoreng. Yang unik adalah pasangan dari rambak ini, yaitu Petis. Petis adalah semacam kecap yang dihidangkan bersama rambak. Dibuat dari kaldu sapi yang diproses bersama gula dan bumbu khas.
info tempat: Rambak Petis Wirjo Diharjo, Jl. Kali kuantan 10, Jagalan – Jebres.
[IMG_2029.jpg]

 16. Gempol Pleret
Gempol Plered terdiri dari tepung beras kasar yang dibuat bulatan-bulatan berdiameter sekitar 1,5cm. Bulatan ini kemudian disiram dengan kuah santan dan ditaburi parutan gula kelapa.
info tempat: Dijajakan berkeliling kampung, Diteras Toko Abon Varia, Coyudan - pagi hari, sekitar Pasaw Gedhe

17. Intip
Intip adalah kerak nasi yang dijemur sampai kering, kemudian digoreng dalam minyak yang panas Setelah matang ditaburi garam dan adonan gula merah cair. Intip ini terasa gurih karena sari dari nasi yang mengumpul di kerak nasi yang ada didasar periuk.
 info tempat: Ditoko oleh-oleh di Pasar Klewer, dekat Pasar Jongke, toko oleh-oleh mesran. Pasar Singosaren, depan Toko Roti Orion dan ditoko intip disebelah utara Mangkunegaran.
  
18. Dawet Ayu
Dawet Ayu Pasar Gede ini berbeda dengan dawet kebanyakan. Dawet ini berisi cendol dari tepung beras atau Onggok, ketan hitam dan selasih yang disiram dengan sirup dari gula kelapa yang berwarna bening bukan kecoklatan seperti cendok kebanyakan. Disajikan dalam mangkuk kecil yang cukup mungil.
info tempat: Didalam Pasar Gede Hardjonagoro - pagi hari 
 
19. Serabi Solo
Dari sore sampai malam. Serabi Solo berbeda dengan serabi dari daerah lain. Jajanan ini tidak dimakan bersama kuah santan yang manis, karena rasanya sendiri sudah manis dan gurih. Serabi Solo terbuat dari adonan tepung beras, gula pasir, santan dan berbentuk bulat seperti piring dengan kerak disekelilingnya yang kering dan renyah. Selain polos, serabi Solo juga memakai toping yang beraneka macam seperti taburan coklat, nangka irisan pisang. 
info tempat: Serabi Notosuman, Jl. Moh. Yamin Notosuman, Warung kaki lima disepanjang jalan Slamet Riyadi .
 
20. Tahok
Tahok merupakan kuliner peranakan Tionghoa yang berbahan dasar kedelai.  Tahok dalam bahasa Tionghoa berasal dari dua kata yaitu tao atau teu yang berarti kacang kedelai dan hoa atau hu yang berarti lumat.  Berdasarkan etimologi dapat disimpulkan bahwa Tahok berasal dari kedelai yang dilumatkan atau dihaluskan.  Bentuk dari Tahok seperti bubur tapi lebih kenyal.  Cara menghidangkannya bubur Tahok disiram campuran air jahe dan rempah-rempah sehingga bercita rasa hangat menyegarkan. Nah, bagi anda yang akan bertandang ke Solo, cobalah mencicipi Tahok sebelum makanan ini benar-benar sulit didapat.  Apalagi menjelang Imlek, perlu untuk mengenal kuliner Tionghoa.
info tempat: sekitar pasar gedhe

 
 Nah, gimana? banyakkan kuliner di solo yang perlu dicoba, masih banyak sih sebenarnya, tapi ke-20 pangan tersebut yang paling sering dicari para wisatawan. Jadi tunggu apa lagi monggo dicicipi, So yummiii... :)

*dari pelbagai sumber dan http://soloculinary.blogspot.com